Selasa, 06 Februari 2018

WNI Terduga ISIS Ditangkap di Malaysia, Rencana Bunuh Biksu

Berita terkini indonesia hari ini mengenai WNI yang terduga kelompok ISIS kemudian seorang warga Indonesia yang ditahan di malaysia karena diduga pendukung ISIS yang sedang memburu biksu Budha sebagai bentuk balas dendamnya karena telah melakukan kekerasan terhadap kaum Muslim Rohingya.
Warga Negara Indonesia yang bekerja di Malaysia adalah seorang Buruh Bangunan sejak bulan November tahun lalu yang saat ini berusia 23 tahun.

Menurut penjelasan dari juru bicara kepolisian Negara Malaysia, Asmawati Ahmad dengan bermodalkan sebuah pisau dirinya mencoba mencari biksu Budha untuk dibunuh sebagai tindakan pembelaan terhadap Muslim Rohingya di Myanmar yang telah melakukan tindakan kekerasan dan penganiayaan.
Kepada BBC Indonesia dijelaskan bahwa pemuda yang tidak diketahui namanya tersebut telah diamankan pihak kepolisian di negara Malaysia pada 17 Januari 2018 saat sedang melakukan aktrasinya dalam merencanakan penyerangan di kantor polisi setempat.

Pemuda tersebut juga berencana ingin merampas senjata api dari markas polisi dan tentara untuk dipakainya saat melakukan penyerangan dan pengincaran untuk melakukan aksinya di negara Malaysia dan Indonesia namun tersangka juga diduga melakukan kontak langsung dengan pimpinan ISIS dan mencoba mencari beberapa orang Indonesia agar mau bergabung dengan kelompok ISIS tersebut.

Tersangka juga mengibarkan bendera ISIS ditempat ia sedang bekerja hal demikianlah yang menjelaskan banyak pendukung ISIS aktif masih ada di Malaysia mereka bisa saja bekerja sama dengan orang yang lainnya.

Sebelumnya pada tanggal 23 Desember 2017 pihak kepolisian juga berhasil menangkap pendukung ISIS yang berasal dari Malaysia sendiri danorang itu merupakan seorang guru agama di salah satu sekolah swasta yang berusia 25 tahun dan setelah tersangka diduga melakukan penyerangan di pusat hiburan-hiburan tersangka ditahan di Selangor,Malaysia.

Tersangka juga pernah ditahan pada 2015 yang lalu pada kasus pelanggaran keamanan dan diduga kembali aktif kembali setelah keluar dari penjara dengan melakukan tindakan perampokan, penculikan dan pembunuhan. Pria ini menggunakan akun facebooknya untuk mencari anggota-anggota baru yang ingin bergabung ke ISIS.
Dalam beberapa tahun terakhir pihak kepolisian Malaysia telah berhasil meringkus ratusan tersangka kelompok militan karena serangan Granat yang terjadi pada tahun 2006 yang telah melukai delapan orang dan ISIS mengaku mengklaim dibalik serangan tersebut.

Pada tanggal 31 Januari 2017 Polisi mulai memperketat keamanan  menjelang perayaan festival keagamaan Hindu dan pihak kepolisian pun juga akan meningkatkan keamanan diseluruh negara untuk mencegah terjadinya insiden atau serangan dari pihak ISIS yang dapat menganggu festival tersebut menurut ungkapan langsung dari Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Mohammad Fuzi Harun.

Kejadian ini membuat Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur terus mendampingi seorang warga Indonesia yang ditangkap terduga ISIS di kepolisian Malaysia. Juru bicara Kementrian Luar Negeri Armanatha Nasir mengatakan telah menunjuk sorang pengacara asli Malaysia sebagai kuasa hukum atas kasus ini.
Dipersidangan nanti Armanatha ingin membuktikan tentang kebenaran apakah WNI tersebut benar terbukti melakukan penyerangan teror di Malaysia atau tidak, ungkapnya melalui jumpa pers.

Pemerintah Indonesia juga berencana akan memberikan bantuan kepada warganya yang terjerat hukum terkait kasus terorisme yang terjadi di Malaysia seperti yang sudah menjadi kesepakatan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto di Kompleks Istana Presiden.


Menimbang keputusan yang di berikan Menko Polhukam namun juga harus mengikuti prosesnya dan Menteri Wiranto menyerahkan hasilnya kepada Kementrian Luar Negeri di Kuala Lumpur, Malaysia dan dirinya mengaku hanya mengkoordinasi saja, namun segala urusannya tetap diserahkan yang ada disana.

2 komentar:

  1. Berkatpoker, BerkatPoker
    Berkat Poker, Poker Online, QQPoker, QQ Poker, Ceme Online, CemeOnline, Bandar Ceme, Ceme, QQ Poker Online, Daftar Poker Online, Daftar Ceme Online, Situs Poker Online, Agen QQ Poker Online, QQ Poker
    Judi Poker Online, Poker Online Terpercaya, Poker Online Terbaik, Judi Poker Online Terpercaya, Poker Online Uang Asli Terbaru

    BalasHapus
  2. Affiliate marketing can be a very lucrative way to earn money online. You will have to have a website that has lots of viewers. Look for any subject matter that you have a personal interest in writing about regularly. Find a website that offers affiliate payouts and ask to join. ayam pilipin When your visitors buy something, you get a cut of each sale.

    BalasHapus